blog islami yang berisi bacaan doa sehari-hari, seperti doa selamat dan tolak bala, doa setelah sholat fardhu, doa sholat tahajud, doa sholat duha, doa qunut witir di bulan ramadhan, doa qunut subuh, dll. Selain itu terdapat juga bacaan dzikir dan doa di bulan ramadhan, niat puasa ramadhan, niat puasa sunnah rajab, sya'ban, dzulhijjah, syawwal, dll. Materi khutbah jumat, khutbah idul fitri, khutbah Idul Adha, khutbah bahasa sunda, pembukaan khutbah, pembukaan pidato, sejarah tokoh dan kyai

Sholawat Taziyah, Kamilah, Munfarijah, Tafrijiyah atau Nariyah

Sholawat Taziyah mungkin asing di telinga kita. Kita lebih mengenalnya dengan nama Sholawat Nariyah, tafrijiyah, munfarijah, atau kamilah.

Menurut sumber laman situs detik, nama Sholawat Nariyah dinisbatkan kepada Syekh Nariyah sebagai pengarangnya. Namun menurut laman NU, shalawat nabi ini dinamakan dengan Sholawat Tajiyah. Hal ini berdasarkan keterangan banyak ulama yang menyatakan bahwa pengarang Shalawat Nariyah adalah Syekh Ibrahim at-Tazy al-Maghriby, ulama sufi asal Taza, Maroko. Sehingga, nama shalawat nabi ini desebut dengan Solawat Tajiyah.

Masih menurut situs resmi NU, Dewan Pakar Aswaja NU Center Jawa Timur KH Ma’ruf Khozin mengatakan bahwa maka Mufti Mesir, Syaikh Ali Jumah yang digelari Allamah Ad-Dunya, mendapat sanad yang sempurna dari gurunya Syaikh Abdullah al-Ghummar. Syaikh Abdullah al-Ghummar adalah seorang ahli hadits dari Maroko, yang sampai kepada muallif (pengarang) Shalawat Nariyah Syaikh Ahmad At-Tazi al-Maghribi (Maroko). Semuanya menyampaikan bacaan shalawat tersebut dari guru kepada muridnya secara langsung.  

Syaikh Abdullah al-Ghummari menyatakan bahwa penamaan dengan Nariyah karena terjadi tashif atau perubahan dari kata yang sebenarnya taziyah. Sebab keduanya memiliki kemiripan dalam tulisan Arab, yaitu النارية dan التازية yang berbeda pada titik huruf. Di Maroko sendiri shalawat ini dikenal dengan shalawat Taziyah, sesuai nama kota pengarangnya. 

Lebih lanjut, dalam kitab Khazinatul Asrar, kitab yang banyak dikaji di pesantren salafiyah NU, sebuah kitab yang memuat banyak tentang ilmu tasawuf dan tarekat karya Syaikh Muhammad Haqqi Afandi An-Nazili, disebutkan bahwa Syaikh Al-Qurthubi menamai shalawat ini dengan nama Shalawat Tafrijiyah, yang merupakan salah satu kata yang terdapat dalam bacaan solawat tersebut (تنفرج). Begitupun Syaikh Yusuf bin Ismail An-Nabhani menyebutnya dengan nama shalawat At-Tafrijiyah dalam kitabnya Afdlal ash-Shalawat ala Sayidi as-Sadat pada urutan ke 63.

Sholawat Taziyah Lengkap, Arab, Latin, dan Terjemah


Terlepas dari perbedaan penamaan shalawat nabi ini, semoga kita tidak terlepas dari maksud dan tujuan kita membaca shalawat atas nabi. Kita jadikan bacaan solawat sebagai wasilah mendapat kebaikan dan keberkahan hidup di dunia dan akhirat, menjadi jalan syafaat di akhirat kelak, mendapat solawat dari Allah SWT, seperti dalam keterangan hadits berikut:

 مَنْ صَلَّى عَلَىَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا 

Artinya, “Siapa saja yang bershalawat kepadaku sekali, niscaya Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali,” (HR Muslim). , 
Dan masih banyak lagi keutamaan membaca shalawat nabi yang dijelaskan dalam hadits Nabi Muhammad SAW.

Akhirnya, semoga kita senantiasa berada dalam rahman dan rahim-Nya.

Wallahu A'lam

Bacaan 11X Sholawat Taziyah Arab, Latin dan Artinya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar