blog islami yang berisi bacaan doa sehari-hari, seperti doa selamat dan tolak bala, doa setelah sholat fardhu, doa sholat tahajud, doa sholat duha, doa qunut witir di bulan ramadhan, doa qunut subuh, dll. Selain itu terdapat juga bacaan dzikir dan doa di bulan ramadhan, niat puasa ramadhan, niat puasa sunnah rajab, sya'ban, dzulhijjah, syawwal, dll. Materi khutbah jumat, khutbah idul fitri, khutbah Idul Adha, khutbah bahasa sunda, pembukaan khutbah, pembukaan pidato, sejarah tokoh dan kyai

Niat Sholat Gerhana Matahari dan Tata Caranya

Niat Sholat Gerhana Matahari dan Tata Caranya

Niat sholat gerhana matahari dan tata caranya, sebagaimana dilansir NU Online dalam tulisan Tata Cara Shalat Gerhana Matahari Sendirian adalah sebagai berikut. 

1.    Sebelum shalat ada baiknya seseorang melafalkan niat terlebih dahulu sebagai berikut:    

a. Niat Sholat Gerhana Matahari Sendirian

أُصَلِّي سُنَّةَ الكُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى 

Ushollî sunnatal kusûfi rok‘ataini lillâhi ta‘âlâ. 

Artinya, “Aku berniat shalat sunnah gerhana matahari dua rakaat karena Allah Ta'ala.” 

b. Niat Sholat Gerhana Matahari Makmum

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الكُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushollî sunnatal kusûfi rok’ataini ma’muman lillâhi ta’âlâ 

Artinya, “Aku berniat shalat sunnah gerhana matahari dua rakaat sebagai makmum karena Allah ta’âla.”

c. Niat Sholat Gerhana Matahari Imam

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الكُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushollî sunnatal kusûfi rok’ataini imaman lillâhi ta’âlâ 

Artinya, “Aku berniat shalat sunnah gerhana matahari dua rakaat sebagai imam karena Allah ta’âla.”

2.    Melafalkan niat di atas di dalam hati diiringi takbiratul ihram; 

3.    Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati; 

4.    Baca ta‘awudz dan Surat Al-Fatihah; 

5.    Setelah itu baca salah satu surat pendek Al-Quran dengan sir (perlahan); 

6.    Rukuk dengan membaca tasbih; 

7.    Itidal; 

8.    Baca ta‘awudz dan Surat Al-Fatihah; 

9.    Setelah itu baca salah satu surat pendek Al-Quran dengan sir (perlahan); 

10.     Rukuk dengan membaca tasbih; 

11.     I'tidal dengan membaca bacaan I’tidal;  

12.     Sujud pertama diikuti membaca tasbih; 

13.     Duduk di antara dua sujud; 

14.     Sujud kedua sembari membaca tasbih;  

15.     Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua; 

16.    Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama. Durasi pengerjaan rakaat kedua lebih pendek daripada pengerjaan rakaat pertama; 

17.     Setelah sujud kedua pada rakaat kedua, duduk tasyahud untuk membaca tasyahud akhir; 

18.     Salam;  

19.     Istighfar dan doa


Tidak ada komentar:

Posting Komentar